Bus Trans Semarang Batal Berklakson Telolet

Home / Berita / Bus Trans Semarang Batal Berklakson Telolet
Bus Trans Semarang Batal Berklakson Telolet Bus Trans Semarang. (foto: bisnis)

TIMESSOLO, SEMARANG – Bus Trans Semarang batal dipasangi klakson berbunyi "telolet" karena ada imbauan dari kepolisian. Polisi menilai, pemasangan klakson telolet malah akan menganggu pengendara lain.

"Untuk BRT ber-'telolet', ternyata Pak Kasatlantas Polrestabes Semarang bilang 'Pak Wali, ndak usah'," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Semarang, Sabtu (14/1/2017).

"Karena nanti dikhawatirkan malah mengganggu jalur yang ada di depannya. Ya, kami ikuti saja supaya semuanya berjalan baik," katanya.

Sebelumnya, orang nomor satu di Semarang itu diketahui tengah mempersiapkan pemasangan klakson "telolet" yang sedang viral belakangan ini di armada Bus Trans Semarang.

Dalam akun instagram pribadinya, yakni @HendrarPrihadi, Hendi mengunggah foto bergambar dirinya di dalam sebuah armada Trans Semarang bersama seorang kru.

Disematkan pula "caption" bertuliskan, "Menanggapi masukan sedulur2 -- Di bulan ini akan mulai beredar BRT Trans Semarang ber-Telolet #OmTeloletOm".

Ia menargetkan dari enam koridor yang dioperasikan tahun ini, setidaknya di masing-masing akan ada lima armada Trans Semarang yang dilengkapi dengan klakson telolet.

"Ini adalah salah satu cara untuk menarik minat masyarakat untuk naik BRT Trans Semarang sehingga akan ada peningkatan jumlah penumpang dari tahun lalu," katanya.

Meski tak jadi dipasangi klakson "telolet", pemasangan sistem pemberitahuan automatis berbasis GPS (Global Positioning System) yang sudah direncanakan tetap akan dilakukan.

Dengan sistem itu, kata dia, ketika armada sudah mendekati "shelter" secara otomatis akan bisa diketahui posisi armada dan "shelter" mana yang akan menjadi pemberhentian berikutnya.

"Dengan sistem ini, harapannya dapat menjadi pemandu pengguna yang naik BRT Trans Semarang. Di setiap 'shelter' akan muncul tanda bus itu akan masuk 'shelter' mana," pungkasnya.(*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com